Jakarta On The Spot Polisi Sambangi MPLS SMPN 288 Pulau Lancang, Sosialisasikan Bahaya Judi Online dan Layanan Polisi 110

Polres Kepulauan Seribu
0


Kepulauan Seribu – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 288 Jakarta, Pulau Lancang, Kepulauan Seribu Selatan, Kamis (16/7/2026), diisi dengan edukasi kamtibmas melalui program Polisi On The Spot yang digelar Polsek Kepulauan Seribu Selatan.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Pulau Lancang Brigadir Tulus Hidayat hadir memberikan pembekalan kepada 37 peserta didik baru. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, para siswa juga dibekali pemahaman mengenai bahaya judi online (judol) serta pentingnya memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.


Kegiatan yang berlangsung di SMPN 288 Jakarta itu turut dihadiri Kepala Sekolah Dedi Fattah Yasin, para guru, serta anggota Satpol PP Kelurahan Pulau Pari. Suasana berlangsung interaktif, diwarnai sesi ice breaking dan diskusi yang membuat para peserta didik antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.


Dalam penyampaiannya, Brigadir Tulus Hidayat menjelaskan bahwa judi online merupakan aktivitas perjudian menggunakan uang asli melalui internet dengan berbagai modus, seperti permainan slot, togel online, judi bola hingga game berkedok hiburan yang menawarkan pencairan hadiah.


Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak mudah tergiur dengan iklan yang menjanjikan keuntungan instan.


"Jangan mudah percaya dengan iklan yang menawarkan deposit kecil menjadi jutaan rupiah. Itu hanya jebakan yang dapat merugikan masa depan. Isi waktu dengan kegiatan positif, belajar, berolahraga, mengikuti ekstrakurikuler, dan jangan ragu bercerita kepada orang tua maupun guru jika menemukan ajakan bermain judi online," ujar Brigadir Tulus di hadapan para siswa.


Selain penyuluhan bahaya judi online, personel Polsek Kepulauan Seribu Selatan juga menyosialisasikan Layanan Polisi 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam secara gratis untuk melaporkan tindak kejahatan, gangguan kamtibmas maupun situasi darurat yang memerlukan kehadiran polisi.


Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan AKP Didik Tri Maryanto, S.H., M.H., mengatakan bahwa kehadiran polisi dalam kegiatan MPLS merupakan bagian dari upaya pembinaan sejak dini agar pelajar memiliki karakter disiplin, sadar hukum, serta mampu menghindari berbagai bentuk penyimpangan yang kini marak di dunia digital.


"Melalui program Polisi On The Spot, kami ingin mendekatkan Polri dengan para pelajar sekaligus memberikan edukasi mengenai bahaya judi online, penyalahgunaan teknologi, dan pentingnya menjaga perilaku positif. Kami juga mengajak seluruh siswa, guru, maupun masyarakat untuk memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas. Polri siap hadir memberikan pelayanan secara cepat kepada masyarakat," ujar AKP Didik Tri Maryanto.


Polsek Kepulauan Seribu Selatan berharap edukasi sejak masa MPLS mampu membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, bijak menggunakan teknologi, serta berani menolak segala bentuk praktik perjudian online maupun tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)